Peran BK Dalam Pembelajaran Online
BK atau Bimbingan Konseling adalah pelayanan resmi di setiap Sekolah Menangah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). BK melayani siswa/siswi yang bermasalah maupun tidak bermasalah seperti siswa/siswi yang kesulitan dalam belajar, pengembangan diri baik bidang sosial, belajar, karir dan pribadi.
Peran BK dalam lingkungan sekolah sangatlah penting. Seperti yang dikatakan oleh Ibu Nelfrida (Guru BK SMAN 108 Jakarta) bahwa pasti ada masalah masalah khususnya dalam pribadi anak seperti telat perkembangannya atau tidak sesuai lingkungannya sehingga membuat mereka menjadi tinggal kelas dan bermasalah. Maka dengan adanya guru BK, siswa/siswi dapat tertolong dengan pelayanan-pelayanan yang ada.
Pelayanan BK atau peran BK dalam situasi pandemi tentu berbeda dengan tatap muka. Secara materi mungkin masih dapat berjalan dengan baik dan pelayanan BK pun tetap berjalan walaupun sedikit terhambat. Pelayanan tersebut biasa dilakukan dengan freec call, video call atau curhat melalui chat whatsapp.
Anak-anak yang bermasalah seperti tidak mengikuti BDR (Belajar Dari Rumah), tidak absensi, atau masalah lainnya akan dihubungi oleh guru BK untuk ditanyakan alasan mengapa dia tidak mengikuti BDR. Dan untuk anak-anak yang tidak absensi akan diingatkan melalui personal chat ataupun grupchat.
Ibu Nelfrida merasa sulit tidak sulit dalam melaksanakan perannya sebagai guru BK. Semisal ada gangguan seperti habisnya kuota anak dan mengharuskan perhatiannya besar kepada anak sehingga biasanya pelajaran BK hanya dilaksanakan selama 10 sampai 15 menit dan dilanjutkan mengerjakan tugas melalui google classroom. Penugasan yang diberikan oleh Ibu Nelfrida juga memiliki deadline yang cukup lama agar anak dapat mengerjakannya sesuai dengan kondisi internetnya saat itu. Yang terpenting adalah anak dapat membuka tugasnya, membaca, dan mempelajari penugasan tersebut.
Dari wawancara saya dengan salah satu siswi SMAN 108 Jakarta yang bernama Naila Almaida. Ia berkata bahwa pelajaran BK setiap minggunya diberikan motivasi-motivasi yang membangkitkan semangat mereka dalam belajar online sehingga mereka tidak merasa jenuh.
Harapan dari Naila untuk BK dalam
pembelajaran online adalah dia ingin BK mensosialisasikan tekanan siswa/i dalam
penugasan yang memiliki deadline cepat kepada guru mata pelajaran. Karena murid
bukanlah robot yang siap selalu untuk mengerjakan banyak tugas. Secara tidak
langsung hal tersebut menuntut siswa/I untuk mengejar nilai bukan ilmu. Dia
juga berharap agar BK lebih memperhatikan siswa/inya dalam keluhan-keluhan
belajar.
(Rabu, 2 Desember 2020)
Pewawancara :
Muhammad Zacky Prayudha
Narasumber
:
1. Ibu Nelfrida S. Pd (Guru BK SMAN 108 Jakarta)
2. Naila Almaida (Siswi SMAN 108 Jakarta)
Komentar
Posting Komentar